• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Deklarasi di JICC, Partai Gema Bangsa Tegaskan Agenda Kemandirian Bangsa dan Desentralisasi Politik

    koresponden
    Selasa, Januari 20, 2026, 11.08 WIB Last Updated 2026-01-20T04:08:33Z


    Jakarta, koresponden.id — Partai Gema Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik nasional dalam acara yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Gelora Bung Karno, Sabtu (17/1/2026). Deklarasi ini sekaligus menandai satu tahun perjalanan Partai Gema Bangsa sejak pertama kali diluncurkan pada 17 Januari 2025.


    Pengurus Pusat Partai Gema Bangsa, Adin Denny, menyatakan bahwa deklarasi tersebut menjadi penegasan kesiapan partai untuk tampil sebagai kekuatan politik nasional. Hal itu didukung oleh struktur organisasi yang telah terbentuk secara menyeluruh dari tingkat pusat hingga daerah.


    “Dalam satu tahun, Partai Gema Bangsa telah menyelesaikan konsolidasi organisasi dari pusat hingga daerah. Saat ini kepengurusan telah terbentuk di 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota. Ini menunjukkan kesiapan kami untuk berperan aktif dalam kehidupan politik nasional,” ujar Adin Denny.


    Ia menegaskan, Partai Gema Bangsa membawa tiga agenda utama, yakni Kemandirian Bangsa, Desentralisasi Politik, dan Indonesia ReborN. Ketiga agenda tersebut menjadi arah perjuangan partai dalam merespons tantangan bangsa ke depan.


    Menurut Adin, kemandirian bangsa harus dimaknai sebagai keberanian Indonesia untuk berdiri di atas kekuatan sendiri, baik dalam pengambilan keputusan politik, pembangunan ekonomi, maupun pengelolaan sumber daya nasional. Sementara itu, desentralisasi politik dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran daerah dan mendekatkan kebijakan publik kepada rakyat.


    Sementara itu, Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pernyataan sikap politik partai terhadap kondisi demokrasi dan tata kelola pemerintahan saat ini.


    “Partai Gema Bangsa hadir sebagai bagian dari Gerakan Mandiri Bangsa. Kami ingin membangun politik yang berdaulat, tidak tersentralisasi, serta memberi ruang yang luas bagi daerah untuk menentukan arah pembangunannya sendiri,” kata Ahmad Rofiq.


    Ia menambahkan, visi Indonesia ReborN merupakan komitmen Partai Gema Bangsa untuk melakukan pembaruan politik secara menyeluruh dengan meninggalkan praktik-praktik lama yang dinilai sudah tidak relevan dengan tuntutan zaman.


    Dengan struktur organisasi yang telah terbentuk secara nasional serta garis perjuangan yang jelas, Partai Gema Bangsa menyatakan siap menjadi kekuatan politik alternatif yang membawa arah baru bagi demokrasi Indonesia.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini