• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Pemdes Setiamekar Salurkan Bantuan untuk 1.500 KK Terdampak Banjir

    koresponden
    Jumat, Januari 23, 2026, 16.11 WIB Last Updated 2026-01-23T09:11:21Z


    Bekasi, koresponden.id – Pemerintah Desa Setiamekar melakukan peninjauan sekaligus mendistribusikan bantuan makanan cepat saji dan air mineral kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/01/2026).


    Kepala Desa Setiamekar, H. Suryadi, yang didampingi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Hj. Nunung menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan debit air Kali Jambe meluap dan merendam permukiman warga.


    “Kondisi hujan yang cukup tinggi membuat Kali Jambe meluap dan air masuk ke rumah-rumah warga. Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan darurat,” ujar H. Suryadi.


    Ia menyebutkan, ketinggian air di lokasi banjir bervariasi, mulai dari 60 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter di beberapa titik terendah. Kondisi tersebut mengakibatkan aktivitas warga lumpuh dan sebagian rumah tidak dapat ditempati sementara waktu.


    Banjir terparah tercatat terjadi di enam titik, yakni RW 01, 04, 19, 20, 22, dan 26, dengan jumlah warga terdampak mencapai kurang lebih 1.500 Kepala Keluarga (KK).


    “Kami mengutamakan keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama makanan dan air minum. Pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan,” tambahnya.


    Lebih lanjut, H. Suryadi menambahkan bahwa di wilayah RW 04 Perumahan Papan Mas Blok A, ketinggian banjir tergolong cukup parah dengan mencapai sekitar 150 sentimeter, dengan jumlah warga terdampak diperkirakan sekitar 400 Kepala Keluarga.


    Ia juga memastikan bahwa kondisi kesehatan warga di lokasi pengungsian hingga saat ini terpantau dalam keadaan baik dan stabil. Meski demikian, pihak pemerintah desa bersama petugas Puskesmas akan terus bersiaga dengan melakukan pemantauan kesehatan secara rutin. “Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya penyakit pascabanjir, terutama pada anak-anak dan lansia,” pungkasnya.


    Sementara itu, Kepala Dapur 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Arya, mengatakan bahwa pihaknya turut mendistribusikan bantuan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir.


    “Melalui program MBG, kami menyalurkan makanan siap saji yang bergizi guna membantu memenuhi kebutuhan warga, khususnya anak-anak dan lansia di wilayah terdampak banjir,” kata Arya.


    Ia menambahkan, pendistribusian MBG saat ini bersifat sementara sebagai bentuk peralihan, mengingat kegiatan belajar mengajar di sekolah masih dilaksanakan secara daring. Ke depannya, mekanisme pendistribusian akan disesuaikan dengan kondisi dan situasi di lapangan.


    Pemerintah Desa Setiamekar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau petugas setempat apabila membutuhkan bantuan darurat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini