Bekasi, koresponden.id - Pemerintah Desa Setiadarma terus merealisasikan program ketahanan pangan melalui pengembangan budidaya ayam petelur. Program tersebut kini telah berjalan dan mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Rabu (07/01/2026).
Kepala Desa Setiadarma, Nunung Herawatti, mengatakan bahwa budidaya ayam petelur menjadi salah satu langkah strategis pemerintah desa dalam mendorong peningkatan perekonomian warga. Hasil produksi telur nantinya diperuntukkan bagi masyarakat Desa Setiadarma.
“Hasil budidaya ayam petelur ini nantinya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dari hasil telurnya,” ujar Nunung saat meninjau lokasi peternakan ayam petelur.
Ia menjelaskan, program ketahanan pangan Desa Setiadarma dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan berbagai kegiatan produktif. Selain budidaya ayam petelur, pemerintah desa juga mengembangkan sektor perikanan dan pertanian.
“Budidaya ayam petelur ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2025, selain itu juga ada budidaya ikan lele dan tanaman anggur,” jelasnya.
Nunung berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung program-program yang digagas pemerintah desa agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Tentunya saya berharap dukungan masyarakat dalam menjalankan program pemerintah desa ini,” imbuhnya.
Ia juga optimistis program budidaya ayam petelur tersebut dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Setiadarma.
Sementara itu, Ketua BUMDes Setiadarma, Muhammad Hasbiallah, menyampaikan bahwa pelaksanaan budidaya ayam petelur dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli di bidang peternakan.
“Untuk budidaya ayam petelur ini kami dibantu oleh tenaga ahli, mulai dari proses pemeliharaan, masa bertelur, hingga pemasaran hasil telurnya,” tandas Hasbi.



