Bekasi, koresponden.id — Sebuah truk fuso yang melaju dari arah Grandwisata menuju kawasan pergudangan di Tambun mengalami rem blong di Jalan Lambangsari, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (13/04/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan tabrakan beruntun dan mengganggu arus lalu lintas di lokasi kejadian.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB itu mengakibatkan sedikitnya 7 unit kendaraan roda empat dan 2 unit kendaraan roda dua mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun beberapa pengendara dilaporkan mengalami syok.
Menurut keterangan salah satu warga di lokasi, Rudi, peristiwa bermula saat kondisi lalu lintas sedang berhenti karena lampu merah. Tak lama setelah lampu berubah hijau, tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah belakang.
“Saya tidak melihat persis awal kejadiannya, karena posisi sedang berhenti di lampu merah. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras, dan terlihat ada sepeda motor yang sampai masuk ke kolong truk,” ujar Rudi di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, kondisi di lokasi sempat panik karena sejumlah pengendara berusaha menyelamatkan diri dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Sementara itu, sopir truk fuso, Akhmadi (46), menjelaskan bahwa saat kendaraan hendak melaju setelah lampu hijau, ia merasakan adanya gangguan pada sistem pengereman.
“Pas lampu hijau, mobil mulai jalan. Tapi waktu mau ngerem, remnya tidak berfungsi. Posisi kendaraan sudah melaju cukup kencang, jadi sulit dikendalikan. Saya sempat banting setir ke kanan, tapi banyak pengendara motor. Takut tambah parah, akhirnya saya arahkan ke kiri, namun tetap terjadi tabrakan beruntun,” jelas Akhmadi saat memberi keterangan.
Akhmadi juga mengaku kondisi kendaraan sebelumnya dalam keadaan laik jalan dan rutin menjalani perawatan setiap bulan.
Petugas dari Unit Gakkum Laka Lantas Polres Metro Bekasi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.



