Bekasi, koresponden.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangbaru 02 resmi dibuka di Kampung Kramat RT 001/001, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, Selasa (12/5/2026). Kehadiran dapur pelayanan gizi tersebut diharapkan dapat mendukung program pemenuhan makanan bergizi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Koordinator Yayasan Garuda Pantai Selatan, Ahmad Firmansyah, mengatakan seluruh sarana dan fasilitas dapur telah dipersiapkan sesuai petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebut operasional dapur direncanakan dimulai pada Senin pekan depan dengan agenda distribusi perdana makanan bergizi.
“Alhamdulillah, seluruh kebutuhan yang menjadi ketentuan dari BGN sudah kami lengkapi. Insya Allah Senin depan mulai operasional dan pengiriman,” ujarnya.
Pada tahap awal, SPPG Karangbaru 02 akan memproduksi sekitar 1.000 porsi makanan selama pekan pertama operasional. Jumlah tersebut nantinya akan ditingkatkan secara bertahap menyesuaikan kesiapan layanan dan kebutuhan sekolah penerima manfaat.
Ahmad menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi dilakukan secara bertahap hingga seluruh sekolah yang telah bekerja sama dapat terlayani secara maksimal pada minggu kelima operasional.
“Kapasitas masih dibatasi karena ini tahap awal. Minggu kedua dan seterusnya akan ada penambahan porsi sampai seluruh sekolah mitra dapat terlayani penuh,” katanya.
Ia juga membuka ruang evaluasi dari berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pelayanan dapur gizi tersebut.
“Kami terbuka terhadap masukan dan koreksi demi perbaikan pelayanan dapur ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Karangbaru, Mahdi Panca, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya dapur pelayanan gizi tersebut. Ia berharap program tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan kami dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat dan menjadikan program ini semakin bermanfaat ke depannya,” ujarnya.
Kepala Desa Karangbaru, H. Komarudin Ambarawa, berharap keberadaan SPPG tidak hanya mendukung program pemenuhan gizi, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
“Semoga dapur ini memberikan manfaat terbaik untuk masyarakat, termasuk menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar,” katanya.
Komarudin juga menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang diproduksi agar tetap higienis dan aman dikonsumsi. Menurutnya, seluruh petugas dapur harus menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara disiplin.
“Yang terpenting makanan yang diproduksi harus higienis dan aman. SOP harus dijalankan dengan baik oleh seluruh petugas,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta dukungan RT dan RW setempat agar pelaksanaan program SPPG dapat berjalan lancar dan berkesinambungan.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Babinsa Karangbaru Suratno, Bimaspol Karangbaru Sarwoko, perwakilan Puskesmas Cikarang Utara, Pemerintah Desa Karangbaru, relawan SPPG Karangbaru 02, mitra BGN, serta perwakilan sekolah penerima manfaat.




