Bekasi, koresponden.id – Kepolisian terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas Jaga Bekasi On The Spot yang digelar di wilayah Mekarsari Tengah, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Jumat (5/6/2026) malam, jajaran Polres Metro Bekasi menekankan pentingnya peran keluarga dan warga dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, Danramil 01/Tambun Mayor Czi Sali, Kepala Desa Mekarsari Linda Ekawati, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasi Propam Polres Metro Bekasi, serta para Ketua RT dan RW se-Desa Mekarsari.
Dalam dialog bersama warga, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Menurutnya, keterlibatan masyarakat, terutama keluarga dan orang tua, menjadi faktor penting dalam mencegah tindak kriminalitas maupun kenakalan remaja.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai upaya sosialisasi terkait kamtibmas. Kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk melakukan pencegahan dini terhadap tindak kejahatan maupun gangguan keamanan,” ujar Sumarni.
Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah personel kepolisian membuat sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kebutuhan utama dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Warga Kabupaten Bekasi jumlahnya lebih dari tiga juta jiwa, sementara personel kepolisian sekitar 1.200 orang. Artinya, satu polisi harus melayani dan menjaga ribuan warga. Karena itu, peran masyarakat sangat penting,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sumarni juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak di tengah meningkatnya pengaruh negatif media sosial, ancaman kekerasan seksual, hingga potensi keterlibatan remaja dalam tindakan kriminal.
“Kita harus belajar mendidik anak dengan baik. Saat ini, anak-anak menghadapi berbagai tantangan. Di luar sana banyak ancaman kriminalitas yang perlu diwaspadai,” ujarnya.
Ia mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak, termasuk membatasi akses terhadap konten negatif seperti pornografi maupun paham radikal yang beredar di media digital.
“Kalau sudah malam, jangan dibiarkan keluyuran. Peran orang tua sangat menentukan terciptanya situasi kamtibmas yang aman,” tegasnya.
Kapolres juga meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, termasuk aksi kriminalitas maupun kelompok pengendara yang meresahkan.
“Kalau melihat potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan 110,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti turut menyosialisasikan program bank sampah yang dinilai memiliki dampak positif terhadap kondisi lingkungan sekaligus keamanan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan limbah rumah tangga, tetapi juga mampu membangun aktivitas sosial yang produktif di tengah masyarakat.
“Kenapa polisi bicara soal bank sampah? Karena ada dampaknya terhadap kamtibmas,” ujar Wuryanti.
Ia menceritakan pengalamannya saat bertugas di wilayah Cikarang Barat pada periode 2015–2018. Saat itu, tingkat tawuran dan kriminalitas tergolong tinggi sebelum program bank sampah berjalan aktif di lingkungan warga.
“Setelah ada kegiatan bank sampah, gangguan kamtibmas bisa ditekan hingga nol. Ketika masyarakat bergerak bersama menjaga lingkungan, dampaknya sangat besar,” jelasnya.
Selain membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, program bank sampah juga dinilai mampu memperkuat interaksi sosial serta meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Danramil 01/Tambun Mayor Czi Sali mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kepedulian dan partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kalau ada kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan. Kepedulian bersama sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap aman,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan dialogis. Warga yang hadir tampak aktif berdiskusi serta menyampaikan berbagai persoalan terkait keamanan dan lingkungan di wilayah Desa Mekarsari. Melalui forum tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.



