• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Akhmad Marjuki Apresiasi Vokasi, Tegaskan Pentingnya Peran Pers dalam Demokrasi

    koresponden
    Jumat, Juli 31, 2026, 22.24 WIB Last Updated 2026-07-31T15:24:20Z


    Bekasi, koresponden.id – Anggota Komisi VI DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Vokal Komunitas Jurnalis Indonesia (Vokasi) dan insan pers yang telah menginisiasi kegiatan dialog interaktif bertajuk "Membangun Sumber Informasi Bagi Solusi Masyarakat Bekasi".


    Kegiatan yang mengusung tema KAMAR BESAR (Karya Akhmad Marjuki Bersama Partai Golkar) itu digelar di Dsawah Resto, Cafe & Resort, Dramaga, Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (31/7/2026) malam. Acara tersebut menjadi ruang dialog antara Partai Golkar dan insan pers sekaligus mengulas perjalanan politik serta kontribusi Akhmad Marjuki dalam pembangunan Kabupaten Bekasi.


    Dalam sambutannya, Marjuki mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Vokasi dan para jurnalis yang telah memfasilitasi forum diskusi.


    "Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan malam ini. Kalau bicara karya, saya justru merasa belum melakukan sesuatu yang luar biasa," ujar Marjuki.


    Marjuki menegaskan, keberhasilan Partai Golkar menjadi pemenang Pemilu Legislatif di Kabupaten Bekasi bukan semata-mata hasil kerja dirinya, melainkan buah kerja keras seluruh kader partai.


    "Saya hanya menjadi penyemangat dan menjembatani komunikasi antara kader, masyarakat, dan pimpinan partai. Kemenangan itu adalah hasil kerja bersama seluruh kader Golkar," katanya.


    Ia juga memastikan Partai Golkar akan terus membuka ruang komunikasi dengan insan pers. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan.


    "Partai Golkar tidak pernah berniat menghindari rekan-rekan media. Justru kami membutuhkan masukan, informasi, bahkan kritik dari teman-teman jurnalis. Semua itu menjadi bahan evaluasi dan landasan bagi kami dalam menyusun kebijakan yang lebih baik untuk masyarakat," ucapnya.


    Sementara itu, Ketua Vokasi, Bram Ananthaku, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi antara media dan dunia politik sekaligus memberikan apresiasi terhadap berbagai karya serta kontribusi Akhmad Marjuki, baik saat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi maupun sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.



    Menurut Bram, salah satu capaian yang patut diapresiasi adalah keberhasilan Partai Golkar menjadi peraih suara terbanyak di Kabupaten Bekasi pada Pemilu Legislatif, yang kemudian mengantarkan Ade Sukron menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.


    Ia juga menilai peningkatan literasi politik di kalangan jurnalis sangat penting agar media mampu menyajikan informasi yang komprehensif dan berimbang kepada masyarakat.


    "Jurnalis harus mampu mengemas isu-isu politik, khususnya di Kabupaten Bekasi. Untuk itu dibutuhkan literasi politik yang memadai. Malam ini kami mengapresiasi karena Partai Golkar, melalui Pak Akhmad Marjuki, membuka ruang dialog dengan insan pers. Di tengah kondisi saat ini, tidak sedikit jurnalis yang kesulitan mengakses narasumber politik," ujar Bram.


    Bram berharap keterbukaan tersebut dapat menjadi contoh bagi para politisi lainnya agar hubungan dengan media semakin baik.


    "Saya berharap para politisi, tidak hanya Pak Marjuki tetapi juga yang lain, dapat membuka ruang literasi politik bagi jurnalis. Dengan begitu masyarakat memperoleh informasi yang utuh. Pada akhirnya, tantangannya kembali kepada kami sebagai jurnalis, apakah mampu menjaga objektivitas dalam menyampaikan informasi," tambahnya.


    Pada kesempatan yang sama, tokoh senior Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Muhtada Sobirin, S.Ag., menilai Akhmad Marjuki memiliki peran besar dalam meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Kabupaten Bekasi.


    Menurutnya, kemenangan Golkar pada Pemilu Legislatif menjadi modal penting untuk kembali merebut kepemimpinan daerah pada kontestasi Pilkada mendatang.


    "Pak Haji Akhmad Marjuki bisa dibilang penyelamat Partai Golkar. Kemenangan Golkar di Pileg tentu menjadi capaian besar, tetapi harapan kami tidak berhenti di situ. Golkar juga harus mampu kembali memimpin Kabupaten Bekasi," ujarnya.


    Muhtada juga menceritakan pengalamannya saat memperjuangkan pembangunan kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Ia mengaku pernah menyampaikan aspirasi tersebut kepada mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan almarhum Eka Supria Atmaja, namun belum terealisasi.


    Menurutnya, Akhmad Marjuki kemudian menunjukkan komitmennya dengan membeli lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan kantor partai. Meski demikian, Marjuki tidak memperoleh rekomendasi untuk maju sebagai calon bupati pada Pilkada sebelumnya.


    "Bagi saya, Pak Marjuki adalah sosok yang layak memimpin Bekasi. Beliau tidak mudah tergiur dengan hal-hal yang tidak semestinya diterima. Sekarang pun beliau terus turun ke masyarakat, berkeliling Kabupaten Bekasi untuk menyerap aspirasi warga," katanya.


    Muhtada turut menyinggung dinamika politik internal menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar. Ia berharap proses musyawarah tetap mengedepankan semangat mufakat sehingga Akhmad Marjuki kembali memperoleh dukungan apabila diusulkan sebagai calon bupati pada Pilkada mendatang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini