Bekasi, koresponden.id – Polsek Tambun Selatan kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Jaga Bekasi On The Spot di lingkungan RW 31, Villa Makmur, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk menyerap berbagai keluhan, aspirasi, sekaligus persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di lingkungan warga.
Kegiatan berlangsung di Lapangan RW 31, Villa Mutiara, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026) malam.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., didampingi jajaran Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Mangunjaya Serda Sudyana. Turut hadir Ketua RW 31 Yulianto, anggota BPD Suginarti, para ketua RT, serta sejumlah warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Wuryanti mengatakan, program Jaga Bekasi On The Spot merupakan upaya kepolisian untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya sebatas melakukan patroli maupun penindakan ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Tujuannya untuk lebih mendekatkan lagi antara kepolisian dengan masyarakat, sampai ke titik yang paling kecil. Dengan turun langsung seperti ini, kami bisa mendengar apa yang menjadi keluhan dan permasalahan warga, khususnya terkait kamtibmas,” ujar Kompol Wuryanti.
Ia menegaskan, persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang atau daftar G menjadi salah satu perhatian utama Polsek Tambun Selatan.
Kompol Wuryanti mengungkapkan, sejumlah perkara yang ditangani pihaknya berkaitan dengan tindak pidana narkotika dan peredaran obat-obatan terlarang.
“Saat ini, tahanan di Polsek Tambun Selatan didominasi oleh pelaku pengedar narkoba. Itu menjadi konsen kami semenjak saya menjabat di Polsek Tambun Selatan,” tegasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga keluarga.
“Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban. Kalau ada informasi terkait peredaran narkoba maupun obat-obatan daftar G, segera sampaikan kepada kami. Jangan dibiarkan karena dampaknya sangat besar terhadap generasi muda,” katanya.
Selain persoalan narkoba, Kompol Wuryanti juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas putra-putrinya. Pengawasan keluarga dinilai penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba maupun berbagai bentuk kenakalan remaja.
Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan kepolisian terus terjalin secara aktif sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sedini mungkin.
“Orang tua harus tahu anaknya bergaul dengan siapa, aktivitasnya apa, dan pulang jam berapa. Pengawasan dari keluarga merupakan salah satu benteng utama untuk mencegah anak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif,” imbuhnya.
Melalui kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Tambun Selatan juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Kompol Wuryanti menegaskan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini tanggung jawab kita bersama. Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan informasi dari masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, anggota BPD Desa Mangunjaya Suginarti mengapresiasi kegiatan Jaga Bekasi On The Spot yang digelar Polsek Tambun Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam mempererat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Masyarakat bisa bertemu langsung dengan pihak kepolisian dan menyampaikan apa yang menjadi keluhan maupun persoalan di lingkungan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Tambun Selatan juga diberikan kesempatan untuk menutup latihan gerak jalan secara simbolis yang ditandai dengan pelepasan perwakilan warga RW 31 yang akan mengikuti lomba gerak jalan.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama warga. Dalam forum itu, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi terkait kondisi keamanan di lingkungan RW 31 Villa Makmur.
Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintahan desa di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kolaborasi sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.




