• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

     


    Iklan 2

    Iklan

    Gebyar Seni Kemerdekaan RW 012 Meriahkan HUT RI ke-80

    koresponden
    Sabtu, Agustus 30, 2025, 22.59 WIB Last Updated 2025-08-30T15:59:34Z


    Bekasi, koresponden.id – Lapangan RW 012 Desa Mekarsari berubah menjadi pusat keriuhan. Lampu panggung menyala terang, musik riang terdengar, dan gelak tawa warga pecah setiap kali penampilan seni atau lomba diumumkan. Malam itu, warga berkumpul bukan sekadar untuk merayakan, melainkan juga untuk merasakan hangatnya kebersamaan di Panggung Gebyar Seni Kemerdekaan. Sabtu (30/8/2025) malam.


    Puncak perayaan HUT RI ke-80 ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Anak-anak berlari membawa bendera kecil, remaja sibuk berswafoto, sementara para orang tua duduk di kursi plastik sambil menyemangati peserta lomba. Ketika panitia mulai membagikan piala bagi pemenang voli, futsal, balap karung, hingga panjat pinang, sorak-sorai pun menggema.


    Kepala Desa Mekarsari Linda Ekawati mengungkapkan, apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan malam puncak HUT RI di RW 012. "Ini merupakan kegiatan yang patut diapresiasi, saya ucapkan selamat untuk penyelenggara. Kompak selalu dan terus jaga silaturahmi," ujarnya.


    Di sela acara, Ketua RW 012 Muhammad Jajuli menyampaikan pesan sederhana namun mengena. “Kita harus selalu rukun dan jangan lupa untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, lingkungan kita akan semakin kuat dan harmonis,” katanya, membuat warga bertepuk tangan.


    Pesan serupa datang dari Iim Abdurrohim, perwakilan BPD RW 012. Ia berharap acara ini menjadi awal dari kemajuan dan kesejahteraan warga. “Mudah-mudahan ke depan warga RW 012 semakin maju, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya singkat namun penuh makna.


    Bagi Ketua Karang Taruna, Muhammad Sulaeman, acara ini punya arti lebih dalam. “Kami ingin malam puncak HUT RI ini menjadi ajang berkumpulnya seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua, untuk bersama-sama merasakan semangat kemerdekaan,” katanya. Baginya, panggung ini bukan hanya hiburan, melainkan cara menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus mempererat persaudaraan.


    Malam itu ditutup dengan tepuk tangan panjang dan senyum warga yang enggan beranjak pulang. Di tengah gemerlap lampu panggung dan riuhnya tawa, RW 012 membuktikan bahwa semangat gotong royong masih terjaga—hidup, hangat, dan nyata di hati masyarakatnya.


    (Fthr)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini