• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Bus Bunda Trans Terbakar di Tambun Selatan, Diduga Akibat Korsleting

    koresponden
    Sabtu, Januari 10, 2026, 13.11 WIB Last Updated 2026-01-10T06:14:20Z


    Bekasi, koresponden.id – Sebuah unit bus milik Bunda Trans mengalami kebakaran di Jalan Raya Diponegoro, tepatnya di depan PT Sinde Budi Sentosa, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/01/2026) pagi.


    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin bus akibat kebocoran kabel kompresor.


    Petugas Lalu Lintas Polsek Tambun Selatan Aipda Meyers bersama anggota piket fungsi, yakni Aipda Saipon, Aipda Herman, dan Bripda Dimas, langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.


    Menurut keterangan saksi, kejadian bermula saat bus sedang berjalan dan sejumlah penumpang beristirahat di bagian belakang kendaraan. Tiba-tiba terdengar suara seperti kebocoran disertai kepulan asap dari belakang bus. Pengendara lain yang melintas kemudian memberi tahu sopir agar segera menghentikan kendaraan.



    Mengetahui adanya asap, sopir langsung menepikan bus dan meminta seluruh penumpang yang berjumlah enam orang untuk turun. Tak lama setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, api muncul dari bagian belakang bus dan dengan cepat membesar.


    Diketahui, sekitar satu minggu sebelumnya bus tersebut sempat mengalami gangguan serupa, yakni kebocoran kabel kompresor saat melintas di jalan tol arah Lampung, namun saat itu tidak sampai menimbulkan kebakaran.


    Untuk memadamkan api, dikerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bekasi dengan 10 personel yang dipimpin Danru Joko, serta satu unit mobil damkar dari Kota Bekasi dengan 4 personel di bawah pimpinan Danru Danu. Proses pemadaman berlangsung lancar dan api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan kejadian lanjutan.


    Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian material berupa satu unit bus Bunda Trans. Hingga saat ini, nilai kerugian masih dalam pendataan pihak terkait.


    Petugas kepolisian telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta membuat laporan guna penyelidikan lebih lanjut.


    Pihak kepolisian mengimbau kepada pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan umum untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini