Bekasi, koresponden.id – Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, S.H., M.H., bersama Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, S.Ei., melakukan kunjungan ke Bank Sampah Bima Asri yang berlokasi di Perumahan Dukuh Bima, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/01/2026) pagi.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan warga dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Kompol Wuryanti meninjau langsung proses pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pengurus Bank Sampah Bima Asri, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga hingga proses penimbangan dan pencatatan tabungan sampah warga. Ia mengapresiasi inisiatif warga yang dinilai mampu memberikan manfaat ganda, baik bagi kebersihan lingkungan maupun nilai ekonomi masyarakat.
“Bank sampah seperti ini sangat positif karena tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Kami dari kepolisian sangat mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kompol Wuryanti.
Lebih lanjut, Kompol Wuryanti menekankan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan bank sampah. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komitmen dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, baik pengurus maupun warga. Pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat, sekaligus mencegah potensi permasalahan sosial akibat penumpukan sampah.
Ia juga menyampaikan bahwa selama 10 tahun berkecimpung dalam pengelolaan bank sampah, pada 30 Desember 2025 dirinya mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Barat berupa penghargaan Karya Dharma Mahawana (KDM) kategori Polri sebagai penggiat lingkungan dan penggerak perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, S.Ei., menyampaikan bahwa keberadaan Bank Sampah Bima Asri merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam mengurangi volume sampah rumah tangga serta menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
“Melalui bank sampah, kami mengajak warga untuk memilah sampah sejak dari rumah. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, hasil dari tabungan sampah juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan warga,” ungkap Pipit.
Pengurus Bank Sampah Bima Asri yang juga Ketua RW 08, Suwandi, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar program bank sampah dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga di wilayah Tambun Selatan.
“Bank sampah ini sudah berjalan sekitar 10 bulan. Kami melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Sampah yang memiliki nilai ekonomi kami manfaatkan, sedangkan sampah organik diolah menjadi pakan ternak dan kompos,” jelas Suwandi.
Ia menambahkan, dari hasil kegiatan pemilahan sampah tersebut, para pengurus berhasil melakukan panen perdana tanaman singkong, buah pepaya, serta ikan lele yang dibudidayakan di sekitar area bank sampah. Hasil panen ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Selain itu, kami juga menanam berbagai jenis pisang, timun suri, dan cabai. Untuk jangka panjang, ada tanaman alpukat dan durian,” sambungnya.
Suwandi berharap kegiatan pengelolaan bank sampah ini tidak hanya berjalan di Bima Asri, tetapi juga dapat meluas ke seluruh wilayah Lambangsari. Ia menegaskan bahwa mindset masyarakat telah terbentuk, yakni sampah merupakan tanggung jawab bersama dan tidak boleh dilemparkan kepada pihak lain. “Sampah kita adalah tanggung jawab kita sendiri. Semoga apa yang dilakukan di sini dapat ditiru oleh lingkungan lain,” pungkasnya.
Kegiatan kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam pengelolaan sampah serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman di Kabupaten Bekasi.




