Bekasi, koresponden.id – Proses pencarian korban hanyut di aliran Kali Jambe, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, terus dilakukan oleh petugas gabungan. Kegiatan pencarian tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, S.H., M.H., Selasa (13/01/2026).
Dalam arahannya sebelum pencarian dimulai, Kompol Wuryanti menekankan agar seluruh personel gabungan menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta mengutamakan keselamatan masing-masing petugas. Ia juga meminta agar pencarian dilakukan secara maksimal dan menyeluruh, mengingat derasnya arus kali akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut.
“Laksanakan pencarian sesuai SOP, tetap waspada terhadap kondisi medan dan arus air. Keselamatan petugas adalah prioritas, namun upaya pencarian harus dilakukan secara optimal,” tegas Kompol Wuryanti.
Selain itu, Kompol Wuryanti juga menginstruksikan jajaran Polsek Tambun Selatan untuk menertibkan masyarakat yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar tidak menghambat proses pencarian, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Koordinator Relawan, Jimmi, menjelaskan bahwa pencarian dibagi menjadi tiga titik. Setiap titik terdiri dari dua tim, yakni tim air dan tim darat.
“Pencarian dibagi menjadi tiga titik, yaitu lokasi awal korban terjatuh, titik pertengahan, serta wilayah Kramat Mundu. Masing-masing titik terdiri dari tim air yang melakukan penyisiran menggunakan perahu dan tim darat yang melakukan pemantauan dari atas bantaran,” jelas Jimmi.
Ia juga menegaskan bahwa tim visualisasi darat tidak diperkenankan turun ke aliran kali. Namun, apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban, agar segera dilaporkan kepada tim air untuk ditindaklanjuti.
Selain melakukan pencarian, petugas gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta menghindari aktivitas di sekitar bantaran kali saat debit air meningkat.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak laki-laki berinisial MAA alias A (7) dilaporkan hanyut terbawa arus Kali Jambe saat bermain bersama sepupunya di bantaran kali tersebut.



