• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Kebakaran Asrama Ponpes Darul Fuqoha Tambun Selatan, 4 Unit Damkar Dikerahkan

    koresponden
    Sabtu, April 25, 2026, 06.43 WIB Last Updated 2026-04-24T23:43:37Z


    Bekasi, koresponden.id – Peristiwa kebakaran terjadi di asrama putra Pondok Pesantren Darul Fuqoha Indonesia yang berlokasi di Kampung Pulo, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/04/2026) dini hari.


    Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Salimi, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 03.38 WIB. Setelah menerima laporan, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.


    “Begitu menerima laporan, kami langsung menurunkan beberapa unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Saat tiba, api sudah membesar dan membakar sebagian bangunan asrama,” ujar Salimi di lokasi kejadian.


    Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman dan pendinginan guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pesantren. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam hingga api berhasil dikendalikan.


    “Kendala kami adalah sumber air yang cukup jauh. Kondisi tersebut menyebabkan proses suplai air terhambat, sehingga pemadaman memakan waktu sekitar satu jam,” sambungnya.


    Pengurus pesantren, Kusnan, mengatakan peristiwa tersebut baru diketahui pada pukul 02:30 WIB. setelah api sudah dalam kondisi membesar dan mulai melalap bagian asrama. Menyadari hal itu, para pengurus dan santri segera berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil membangunkan penghuni lainnya untuk segera keluar dari bangunan.


    “Kami mengetahui kejadian itu saat api sudah membesar. Kami langsung berusaha memadamkan dengan alat seadanya sambil mengevakuasi para santri agar keluar dari asrama,” ujar Kusnan.


    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para santri yang berada di dalam asrama berhasil dievakuasi dengan cepat saat api mulai membesar.


    “Seluruh penghuni asrama berhasil diselamatkan. Tidak ada korban luka maupun jiwa, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar,” tambahnya.


    Sementara itu, aparat Kepolisian Sektor Tambun Selatan yang dipimpin Ipda Yudo Pranoto tiba di lokasi dan segera melakukan pengamanan area, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran.


    Ipda Yudo Pranoto mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut. “Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan pihak pengelola pesantren untuk memastikan penyebab kebakaran. Untuk dugaan sementara masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini