Bekasi, koresponden.id – Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M digelar di Masjid Jami’ Al-Madani, Perum Cikarang Baru, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/01/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 200 jamaah dari berbagai unsur masyarakat.
Pengajian akbar mengusung tema “Mewujudkan Ukhuwah Islamiyah dan Menanamkan Akhlakul Karimah” dengan penceramah KH Nasihin Zain, M.Sos., Rais Syuriah PC NU Jakarta Utara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Madani dengan penanggung jawab H. Ardi Kurniawan selaku Ketua Umum DKM.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Metro Bekasi, bersama jajaran Polsek Cikarang Pusat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pengurus DKM Masjid Al-Madani.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, personel Polsek Cikarang Pusat melaksanakan pengamanan selama berlangsungnya acara.
Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang berjalan dengan lancar dan kondusif.
“Kami dari Polsek Cikarang Pusat mendukung penuh kegiatan pengajian akbar ini. Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara panitia, masyarakat, dan aparat keamanan,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Melalui momentum Isra Mi’raj, mari kita tingkatkan keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai di wilayah Cikarang Pusat,” tambahnya.
Pengajian akbar dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan rangkaian acara pembukaan, penampilan hadroh, sambutan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah agama, doa, hingga ramah tamah. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dan seluruh rangkaian acara dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, serta situasi tetap kondusif hingga jamaah membubarkan diri.




