Bekasi, koresponden.id – Petugas Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban hanyut di aliran Kali Jambe yang sebelumnya dilaporkan hilang. Jenazah korban ditemukan di perairan laut utara Kampung Muarajaya, Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/01/2026).
Penemuan jenazah tersebut dibenarkan oleh Kasubag Umum Basarnas, Abdullah Komaeny, S.H, M.H, CBLO, CLD. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan setelah hampir empat hari dilakukan operasi pencarian secara intensif oleh tim SAR gabungan.
“Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian hingga hari keempat. Alhamdulillah, jenazah korban akhirnya ditemukan oleh personel Polsek Muara Gembong,” ujar A. Komaeny dalam keterangan resminya.
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cibitung untuk menjalani proses identifikasi. Pihak Basarnas bersama keluarga korban juga langsung menuju rumah sakit guna memastikan identitas jenazah tersebut.
“Kami bersama pihak keluarga korban segera menuju RSUD Cibitung untuk mengonfirmasi dan memastikan bahwa jenazah yang ditemukan benar merupakan korban yang selama ini kami cari,” tambahnya.
Abdullah Komaeny mengungkapkan, jarak lokasi penemuan jenazah dengan titik awal korban diduga hanyut mencapai sekitar 45 kilometer. Jarak yang cukup jauh tersebut disebabkan oleh kuatnya arus air yang mengalir dari hulu hingga ke muara laut.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah kendala dihadapi selama proses pencarian, di antaranya faktor cuaca, derasnya arus sungai, serta banyaknya tumpukan sampah di sepanjang aliran kali.
Sementara itu, Kapolsek Muara Gembong AKP Sulyono, S.H., membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban diduga kuat merupakan seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun yang sebelumnya dilaporkan hanyut di aliran Kali Jambe, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (13/01/2026) sore.
“Berdasarkan hasil awal dan laporan yang kami terima, penemuan jenazah ini diduga kuat merupakan anak yang sebelumnya dilaporkan hanyut di wilayah Tambun Selatan. Alhamdulillah, hari ini korban berhasil ditemukan di wilayah perairan Muara Gembong,” ujar AKP Sulyono.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Pihak Basarnas juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur TNI-Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama.



