• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3


     

    Iklan 2


     

    Iklan

    Bukan Kandidat Biasa, Satria Bawa Visi Besar untuk Masa Depan Sukamekar

    koresponden
    Sabtu, Maret 28, 2026, 09.35 WIB Last Updated 2026-03-28T02:35:46Z


    Bekasi, koresponden.id – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamekar kian menarik dengan hadirnya sosok muda berwawasan progresif. Satria Baitul Rahman, putra asli Sukamekar, menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan menyeluruh bagi desa yang menjadi tempat kelahirannya.


    Mengusung semangat representasi generasi muda, Satria tidak hanya menawarkan janji, tetapi juga membawa rekam jejak pengabdian yang nyata di tengah masyarakat. Saat ini, ia aktif sebagai Ketua Karang Taruna Desa Sukamekar, Bendahara Karang Taruna Kecamatan Sukawangi, pengurus pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Bekasi, pengurus GP Ansor Desa Sukamekar, serta Wakil Ketua Yayasan Inspira Muda Cendekia. Ia juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial bersama Komunitas Rumah Pelangi Bekasi.


    Dalam visi yang diusungnya, Satria menyiapkan sejumlah program inovatif yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Di antaranya adalah pengembangan potensi wisata desa guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, serta penerapan sistem layanan desa digital untuk mempermudah akses administrasi dan memangkas birokrasi.


    Selain itu, Satria juga menyoroti berbagai persoalan mendasar yang dinilai menghambat kemajuan Desa Sukamekar. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara merata serta mengoptimalkan pelayanan publik agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan warga.


    Salah satu isu utama yang menjadi perhatiannya adalah kondisi iklim investasi yang dinilai belum tertata dengan baik. Ia menilai masih banyak lahan terbengkalai akibat sengketa dengan sejumlah perusahaan, sehingga belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Menurutnya, permasalahan ini harus segera diselesaikan agar potensi desa dapat dimanfaatkan secara produktif.


    “Sukamekar membutuhkan percepatan pembangunan dan penataan yang serius, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun kepastian iklim investasi yang berpihak kepada masyarakat. Lahan yang tidak produktif harus diubah menjadi ruang yang bernilai guna,” ujar Satria.


    Ia juga menegaskan bahwa visi besar tersebut tidak dapat diwujudkan tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga untuk bersama-sama berkolaborasi membangun desa.


    “Perubahan ini adalah ikhtiar bersama. Saya memohon doa, restu, dan dukungan dari seluruh masyarakat Desa Sukamekar. Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Sukamekar yang lebih maju, transparan, dan sejahtera,” tutupnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini