Bekasi, koresponden.id – Sebuah truk fuso bermuatan beras terperosok di Jalan Setiadarma II, tepatnya di depan Museum Gedung Juang, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (6/4/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Truk yang melintas di jalur tersebut diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terperosok ke sisi jalan.
Menurut keterangan Dika (35), saksi mata di lokasi, insiden bermula saat pengemudi truk yang diketahui berinisial M (46) mencoba menghindari kejaran petugas Jasa Marga setelah diduga kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu di bahu jalan Tol KM 10 Cikunir, Kota Bekasi.
“Dikejar petugas Jasa Marga dari Tol Cikunir karena diduga kedapatan menggunakan sabu di bahu jalan. Sopir kemudian keluar melalui gerbang tol timur dan menabrak palang pintu tol,” ujar Dika di lokasi kejadian.
Dika menambahkan, setelah sampai di pertigaan Jalan Setiadarma II, sopir truk M (46) tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga roda belakang kendaraan terperosok.
Petugas Jasa Marga yang tiba di lokasi langsung mengamankan sopir dan membawanya ke Polsek Tambun Selatan. Selanjutnya, sopir tersebut dijemput oleh anggota PJR untuk diproses lebih lanjut.
Sementara itu, petugas dari Polsek Tambun Selatan yang dipimpin Kapolsek Kompol Wuryanti bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evakuasi. Terkait penggunaan Narkoba, kasusnya ditangani oleh Kepolisian Resort Kota Bekasi.
“Sebelumnya sekitar pukul 04.00 WIB, anggota Polsek Tambun Selatan menerima aduan dari masyarakat terkait adanya truk fuso yang terperosok. Setelah dilakukan pengecekan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan awal," kata Kompol Wuryanti dalam keterangannya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berusaha secepat mungkin untuk melakukan evakuasi agar dapat mengurai kemacetan.
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan petugas gabungan guna mempercepat normalisasi arus lalu lintas. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mengurai kepadatan kendaraan. Sekitar tujuh jam kemudian, kendaraan berhasil dievakuasi dengan bantuan mobil derek Jasa Marga dan forklift.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di Jalan Sultan Hasanudin menuju arah Kota Bekasi mengalami kemacetan panjang. Kepadatan kendaraan bahkan merembet ke sejumlah jalur alternatif di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur sempit dan minim penerangan guna menghindari kejadian serupa.




