• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Ribuan Siswa SMK Ikuti Program PNM Mengajar Sambut Tantangan Industri

    koresponden
    Kamis, Mei 21, 2026, 14.08 WIB Last Updated 2026-05-21T07:08:15Z


    Bekasi, koresponden.id – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran penting dalam sistem pendidikan nasional sebagai lembaga yang menyiapkan lulusan siap kerja dengan keterampilan praktis sesuai kebutuhan industri. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan pasar kerja yang berlangsung cepat membuat tantangan yang dihadapi lulusan SMK semakin kompleks.


    Saat ini, lulusan SMK tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis (hard skills), tetapi juga harus memiliki kemampuan nonteknis (soft skills), seperti komunikasi, kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, hingga semangat belajar yang tinggi agar mampu bersaing di dunia kerja modern.


    Di sisi lain, masih terdapat kesenjangan akses bagi sebagian siswa, khususnya di daerah, untuk mengenal lebih dekat dunia industri dan lingkungan profesional. Kondisi tersebut kerap menimbulkan jarak antara materi yang dipelajari di sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja.


    Melihat tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan program PNM Mengajar sebagai bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan pendidikan. Program ini melibatkan para profesional PNM untuk berbagi pengalaman, wawasan, serta motivasi kepada siswa secara langsung.


    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT PNM ke-27 yang dikemas dalam Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”.


    Melalui program tersebut, sebanyak 2.700 siswa SMK di berbagai daerah di Indonesia mendapatkan pembekalan mengenai kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga pentingnya kesadaran terhadap isu keberlanjutan atau sustainability.


    Kepala SMK Gelora Industri, Nurjanah, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat positif bagi para siswa.


    “Kami sangat mengapresiasi program PNM Mengajar ini. Siswa kami mendapat kesempatan berharga untuk belajar langsung dari para praktisi. Materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan tentang kewirausahaan dan kesehatan mental, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi masa depan,” ujar Nurjanah dalam keterangannya, Kamis (21/05/2026)


    Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri perlu terus diperkuat agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia.


    “Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan,” tambahnya.


    Program tersebut diharapkan mampu membantu membentuk mentalitas lulusan SMK yang lebih siap menghadapi perubahan zaman, sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang mandiri dan berdaya saing.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini