Bekasi, koresponden.id – Sebanyak 835 warga Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menerima bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya bagi warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Lambangsari, Rabu (26/08/2026).
Dibantu oleh Bhabinkamtibmas Aipda Amir Mahmud, Babinsa Serda Isnen Riyanto, serta staf Desa Lambangsari, proses penyaluran bantuan pangan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Kehadiran unsur TNI-Polri dan perangkat desa turut memastikan pendistribusian bantuan berjalan aman serta tepat sasaran kepada 835 penerima manfaat.
Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Pemerintah desa, kata dia, memastikan proses distribusi berjalan tertib sehingga bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.
“Bantuan ini kami salurkan kepada 835 penerima manfaat. Kami berharap bantuan pangan ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Pipit.
Menurutnya, bantuan pangan dari pemerintah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Pipit juga mengimbau kepada para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah melalui Badan Pangan Nasional yang telah memberikan bantuan kepada warga Desa Lambangsari. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat dan membantu masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Lambangsari akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan berbagai program bantuan pemerintah dapat tersampaikan secara tepat kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, proses penyaluran bantuan berlangsung di Aula Desa Lambangsari dengan melibatkan perangkat desa. Warga penerima manfaat datang secara bergantian untuk menerima bantuan sesuai dengan data yang telah ditetapkan.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.



