• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Peserta Didik Sespimma Angkatan 76 Ikuti Pembelajaran MTL, Perkuat Kompetensi Kepemimpinan dan Manajerial

    koresponden
    Selasa, Agustus 18, 2026, 18.04 WIB Last Updated 2026-08-18T11:04:33Z


    Jawa Barat, koresponden.id  – Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Angkatan 76 mengikuti rangkaian pembelajaran Manajemen Training Level (MTL) sebagai bagian dari proses pendidikan untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, manajerial, komunikasi, serta adaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.


    Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026) tersebut diawali dengan apel pagi, kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta didik sebelum menerima materi pembelajaran MTL.


    Apel pagi menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan pendidikan, tidak hanya untuk memastikan kesiapan peserta didik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan disiplin dan tanggung jawab sebelum mengikuti proses pembelajaran.


    Usai apel, peserta didik mengikuti pre-test yang bertujuan mengetahui tingkat pemahaman awal terhadap materi yang akan diberikan. Hasil tes tersebut menjadi salah satu bagian dalam proses pembelajaran sebelum peserta didik mendapatkan penguatan materi secara lebih mendalam.


    Selanjutnya, peserta didik dibagi ke dalam enam kelompok belajar. Metode tersebut dirancang untuk mendorong proses pembelajaran kolaboratif melalui diskusi, pertukaran gagasan, pemecahan persoalan, serta penguatan kemampuan bekerja dalam tim.


    Dalam pembelajaran MTL, peserta didik kembali mendapatkan penguatan mengenai aspek kepemimpinan (leadership) yang sebelumnya telah dipelajari pada tahapan pendidikan sebagai perwira muda.


    Materi pembelajaran tidak hanya berfokus pada kepemimpinan, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai manajemen lini menengah hingga manajemen tingkat tinggi atau strategic management. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi tugas dan tanggung jawab sebagai perwira Polri.


    Salah satu metode yang diterapkan dalam pembelajaran adalah pengacakan komposisi kelompok. Dengan adanya perubahan anggota kelompok, peserta didik dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan, karakter, serta rekan kerja yang berbeda.


    Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu aspek penting dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu membaca situasi, membangun komunikasi, mengambil keputusan, serta mengelola berbagai potensi yang dimiliki anggota tim.


    Rangkaian pembelajaran MTL selanjutnya akan ditutup dengan kegiatan lapangan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran sekaligus pengantar bagi peserta didik untuk mengikuti rangkaian pembelajaran ilmu kepemimpinan selama kurang lebih empat bulan.


    Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, Sespimma Angkatan 76 diharapkan mampu membentuk perwira yang memiliki kompetensi kepemimpinan, manajerial, komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi yang semakin kuat.


    Dengan mengusung semangat Angkatan Jaya Guna, peserta didik diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas.


    Selain itu, para peserta didik diharapkan dapat menjadi Agent of Change yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan institusi Polri serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini