Bekasi, koresponden.id – Hari terakhir pendaftaran bakal calon Kepala Desa Lambangsari dimanfaatkan pendukung Pipit Haryanti, S.Ei. untuk menunjukkan soliditas. Sebanyak 48 tokoh masyarakat dan tokoh agama dari berbagai wilayah di Desa Lambangsari secara langsung mengantarkan sekaligus mendaftarkan Pipit sebagai bakal calon Kepala Desa Lambangsari periode 2026–2034, Kamis (6/8/2026).
Pendaftaran tersebut sekaligus memastikan Pipit Haryanti menjadi bakal calon keempat yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari 2026.
Suasana pendaftaran berlangsung meriah. Selain dihadiri puluhan tokoh masyarakat dan tokoh agama, sekitar 500 simpatisan turut mengiringi rombongan menuju Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) sebagai bentuk dukungan terhadap petahana Kepala Desa Lambangsari tersebut.
Tokoh masyarakat Dukuh Bima, Syamsu Rinaldi, S.H., mengatakan dukungan kepada Pipit Haryanti diberikan karena dinilai memiliki integritas serta rekam jejak kepemimpinan yang baik selama memimpin Desa Lambangsari.
"Yang paling utama dari seorang pemimpin adalah integritas. Dan saya sama sekali tidak meragukan integritas Ibu Pipit Haryanti," ujarnya.
Syamsu mengaku telah lebih dari 30 tahun menetap di Desa Lambangsari dan mengikuti perkembangan kepemimpinan di desa tersebut. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang telah diwujudkan menjadi alasan para tokoh masyarakat dan tokoh agama mendorong Pipit kembali maju dalam Pilkades.
Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah program pembangunan dan kebutuhan masyarakat yang harus dilanjutkan pada periode berikutnya.
"Itulah sebabnya kami, para tokoh masyarakat dan tokoh agama, sepakat meminta Ibu Pipit untuk kembali maju. Kami ingin program-program yang telah berjalan bisa diteruskan, sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih menjadi kebutuhan masyarakat Lambangsari," katanya.
Sementara itu, Pipit Haryanti mengaku bersyukur dan terharu atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Menurutnya, dukungan yang datang dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga ratusan warga merupakan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata.
"Jujur saya sangat terharu melihat antusiasme masyarakat yang meminta saya untuk kembali maju memimpin Lambangsari. Kehadiran para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang secara langsung menghantarkan saya mendaftar merupakan amanah yang sangat besar bagi saya," ungkapnya.
Pipit menegaskan keputusannya kembali maju bukan semata mengikuti kontestasi politik, melainkan untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Motivasi saya sederhana, yaitu ingin terus mengabdikan diri dan membawa Desa Lambangsari menjadi desa yang semakin maju, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, pembangunan semakin merata, serta kesejahteraan warga terus meningkat. Dukungan dari para tokoh dan seluruh masyarakat ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi Lambangsari," tuturnya.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Lambangsari, khususnya para pendukungnya, agar tetap menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
"Dalam pesta demokrasi tentu berbeda pilihan adalah hal yang wajar. Namun saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan, menghormati setiap pilihan, serta bersama-sama menciptakan Pilkades Lambangsari yang aman, damai, dan bermartabat," pungkasnya.



