Bekasi, koresponden.id — Calon Kepala Desa (Kades) Setiadarma Nomor Urut 04, Mahmud Al-Hushori, memaparkan visi, misi, serta sejumlah program kerja unggulannya dalam kegiatan kampanye dan penyampaian visi-misi yang digelar Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Setiadarma.
Dalam kesempatan tersebut, Mahmud Al-Hushori menyampaikan motivasinya mengikuti kontestasi Pilkades Setiadarma. Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Desa Setiadarma, ia menegaskan bahwa pencalonannya didorong oleh keinginan untuk memberikan pengabdian secara langsung kepada masyarakat dan membangun desa yang menjadi tempatnya tumbuh.
“Motivasi yang pertama adalah untuk mengabdi di Setiadarma,” ujar Mahmud saat menyampaikan sambutannya.
Ia mengatakan, pengabdian tersebut ingin diwujudkan melalui visi “SABAR”, yakni Sejahtera, Aman, Berwibawa, Amanah, dan Religius. Visi tersebut, menurut Mahmud, menjadi arah utama dalam membangun tata kelola pemerintahan desa sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Melalui visi tersebut, Mahmud berharap Desa Setiadarma ke depan dapat berkembang menjadi desa yang tidak hanya memiliki pembangunan yang baik, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan publik yang efektif, menciptakan rasa aman, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa, serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Mahmud juga memaparkan sejumlah misi yang akan menjadi landasan apabila dirinya mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin Desa Setiadarma.
“Sementara untuk misi, yang pertama adalah peningkatan pelayanan masyarakat yang aktif, efektif dan kooperatif. Lalu peningkatan keamanan dan ketertiban, peningkatan partisipasi masyarakat, transparansi dan akuntabel, serta peningkatan nilai-nilai religius,” sambungnya.
Menurut Mahmud, pelayanan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam pemerintahan desa. Karena itu, ia menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan yang responsif, terbuka, serta melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan di tingkat desa.
Selain visi dan misi, Mahmud Al-Hushori juga memaparkan sembilan program kerja unggulan yang menjadi bagian dari gagasannya dalam membangun Desa Setiadarma.
Sembilan program tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan dan keagamaan di masyarakat, tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, pembangunan yang aspiratif serta partisipatif, pemberdayaan pemuda desa, kolaborasi dengan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, peningkatan keamanan dan ketertiban, optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta penataan kebersihan lingkungan.
Mahmud menegaskan, program-program tersebut tidak hanya menjadi daftar rencana, tetapi diharapkan dapat menjadi pijakan dalam membangun Desa Setiadarma secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa Setiadarma yang telah menyelenggarakan kegiatan penyampaian visi dan misi tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam tahapan Pilkades karena menjadi ruang bagi setiap calon untuk menyampaikan gagasan dan program secara terbuka kepada masyarakat.
“Ini menjadi ajang adu gagasan untuk membangun desa. Dengan adanya kegiatan ini, pemilih juga bisa lebih memahami visi, misi dan program kerja dari masing-masing calon kepala desa,” ungkapnya.
Mahmud berharap, seluruh tahapan Pilkades Setiadarma dapat berjalan secara tertib dan kondusif. Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan gagasan dan program yang disampaikan masing-masing calon.
Pilkades, menurutnya, bukan sekadar momentum untuk memilih pemimpin desa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat menentukan arah pembangunan Desa Setiadarma untuk periode mendatang.




