• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Maman Fathoni, Sang Pengatur Strategi di Balik Kemenangan Kasan

    koresponden
    Senin, September 21, 2026, 15.33 WIB Last Updated 2026-09-21T08:33:54Z

    Ket foto: Maman Fathoni Ketua tim pemenangan Kasan Abdullah.

    Bekasi, koresponden.id — Di panggung kemenangan Kasan Abdullah, sorotan tertuju kepada sang calon kepala desa. Namun, di balik kemenangan tersebut terdapat sosok yang bekerja tanpa banyak sorotan. Maman Fathoni, Ketua Tim Pemenangan Kasan Abdullah, menjadi salah satu figur sentral dalam mengatur ritme pergerakan tim hingga mengantarkan calon nomor urut 01 itu meraih kemenangan dalam Pilkades Setiamekar 2026.


    Maman dikenal sebagai sosok yang low profile. Ia tidak banyak tampil di depan publik, tetapi aktif di balik layar dalam membangun konsolidasi, menyusun strategi, menjaga komunikasi antarelemen pendukung, serta memastikan setiap langkah tim berjalan terarah.


    Perannya semakin terlihat dalam proses pemenangan Kasan Abdullah. Bersama jajaran tim, relawan, dan para pendukung, Maman mengawal pergerakan di lapangan dengan mengedepankan koordinasi dan kerja kolektif. Soliditas tersebut menjadi salah satu kekuatan penting yang mampu menjaga mesin pemenangan tetap bergerak hingga hari pemungutan suara.


    Usai menghadiri rapat pleno penetapan kepala desa terpilih di Aula Desa Setiamekar, Maman mengaku hasil pleno tersebut berada di luar ekspektasi tim pemenangan. Selisih perolehan suara yang jauh lebih besar dari perkiraan menjadi kejutan sekaligus buah dari kerja keras seluruh elemen yang terlibat.


    “Buat kami ini kejutan. Tadinya kami mengira kemenangan itu ada pada selisih angka 600 sampai 1.000. Namun, alhamdulillah realitanya sampai 6.000 lebih. Tentunya ini hasil dari kerja tim pemenangan, relawan, aliansi, dan juga masyarakat Setiamekar,” ujar Maman dalam keterangannya. Senin (21/09/2026).


    Menurut Maman, kemenangan Kasan Abdullah tidak dapat dilepaskan dari kekompakan seluruh unsur yang selama proses Pilkades bergerak dalam satu tujuan. Ia menilai, strategi yang telah disusun tidak akan berarti tanpa dukungan tim yang solid dan kemampuan seluruh elemen untuk bekerja secara konsisten di lapangan.


    “Yang paling penting adalah kekompakan. Kami bergerak bersama, saling mengisi dan saling menguatkan. Tidak ada kemenangan yang lahir dari kerja satu atau dua orang. Ini kerja bersama seluruh tim, relawan, aliansi, dan masyarakat,” katanya.


    Maman menegaskan, sejak awal dirinya bersama tim tidak hanya berfokus pada bagaimana memenangkan kontestasi, tetapi juga menjaga agar proses demokrasi di Desa Setiamekar tetap berlangsung kondusif. Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan bagian dari proses politik yang harus dihormati dan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan masyarakat.


    Kini, setelah Kasan Abdullah ditetapkan sebagai kepala desa terpilih, Maman menyebut tugas tim tidak berhenti pada kemenangan. Justru, kemenangan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk memastikan seluruh elemen masyarakat kembali bersatu dan bersama-sama mendukung pembangunan Desa Setiamekar.


    “Kemenangan ini bukan kemenangan kelompok tertentu, tetapi kemenangan masyarakat Setiamekar. Setelah proses Pilkades selesai, tidak boleh lagi ada sekat karena perbedaan pilihan. Semua harus kembali bersatu untuk membangun Setiamekar,” ujarnya.


    Dengan kerja tim yang solid, strategi yang terukur, serta dukungan relawan, aliansi dan masyarakat, Maman bersama tim pemenangan berhasil mengawal perjalanan Kasan Abdullah hingga titik akhir kontestasi. Sosok yang lebih banyak bekerja dalam senyap itu kini menjadi bagian dari cerita di balik kemenangan Kasan Abdullah sebagai Kepala Desa Setiamekar terpilih periode mendatang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini