• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Polisi Sahabat Pelajar, Polsek Tambun Selatan Edukasi Siswa Cegah Tawuran

    koresponden
    Rabu, September 23, 2026, 12.38 WIB Last Updated 2026-09-23T05:38:33Z


    Bekasi, koresponden.id — Polsek Tambun Selatan mengintensifkan pendekatan humanis kepada kalangan pelajar melalui program Polisi Sahabat Pelajar. Program tersebut diwujudkan dengan memberikan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja, tawuran, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.


    Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Bhabinkamtibmas di sejumlah sekolah yang berada di wilayah hukum Polsek Tambun Selatan, Rabu (23/09/2026).


    Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Saut Parulian Tobing, mengatakan bahwa program Polisi Sahabat Pelajar merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membangun kedekatan dengan para siswa sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah.


    “Program Polisi Sahabat Pelajar ini merupakan upaya kami untuk lebih mendekatkan diri kepada para pelajar serta menjalin sinergi dengan pihak sekolah. Kami ingin kehadiran polisi dapat dirasakan sebagai sahabat yang memberikan rasa aman, perlindungan, dan edukasi,” ujar Saut.


    Menurutnya, pendekatan humanis menjadi salah satu cara penting dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada generasi muda. Melalui komunikasi yang terbuka dan persuasif, polisi diharapkan dapat membangun kesadaran pelajar untuk menjauhi berbagai perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.


    Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian memberikan imbauan dan edukasi terkait dampak negatif kenakalan remaja, seperti tawuran antarpelajar, perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan kekerasan lainnya.


    Para siswa juga diajak untuk memahami pentingnya menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik, menghormati sesama, dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat memicu konflik.


    Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan media sosial. Penyebaran informasi provokatif, ajakan tawuran, maupun konten yang dapat memicu permusuhan perlu dihindari demi menjaga suasana kondusif di lingkungan sekolah dan masyarakat.


    “Anak-anak harus mendapatkan ruang untuk berdialog. Kami tidak hanya menyampaikan larangan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang dampak dari setiap tindakan yang mereka lakukan. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” lanjutnya.


    Kompol Saut menambahkan, pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Karena itu, komunikasi serta kerja sama yang berkelanjutan menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi para pelajar.


    Pada kegiatan itu juga dilakukan pembacaan dan penandatanganan deklarasi oleh para pelajar sebagai bentuk komitmen bersama untuk menolak segala bentuk kenakalan remaja, tawuran, perundungan, serta tindakan kekerasan lainnya. Deklarasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab para siswa untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.


    Melalui program Polisi Sahabat Pelajar, Polsek Tambun Selatan berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang edukatif, komunikatif, dan humanis, sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar turut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Tambun Selatan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini