• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Polisi Sahabat Pelajar, Upaya Preventif Cegah Tawuran dan Kriminalitas Remaja

    koresponden
    Rabu, September 23, 2026, 18.31 WIB Last Updated 2026-09-23T11:31:32Z


    Bekasi, koresponden.id — Polsek Tambun Selatan melalui program Polisi Sahabat Pelajar terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja di lingkungan sekolah. Edukasi diberikan kepada sekitar 450 siswa dan siswi SMK Global Teknologi, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/09/2026).


    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi yang humanis dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan pemahaman mengenai berbagai dampak negatif kenakalan remaja, mulai dari tawuran, tindak kriminalitas, hingga perilaku yang dapat merugikan masa depan pelajar.


    Sosialisasi berlangsung di SMK Global Teknologi, Kampung Pisangan Kebon Singkong, RT 005/RW 001, Desa Satriajaya. Kegiatan dihadiri Kepala Sekolah SMK Global Teknologi Roy Regen, Guru Kesiswaan Siswanto, serta guru Setyadi.


    Dari jajaran kepolisian, kegiatan diikuti Iptu Rudiyanto selaku PA Polsub Sektor Karangsatria, Aipda Reva selaku Bimaspol Desa Satriajaya, dan Bripka Rohiman dari SPK Polsek Tambun Selatan.


    Dalam kegiatan tersebut, jajaran kepolisian menyampaikan sosialisasi Deklarasi Pelajar Santun dan Damai sebagai bagian dari penguatan karakter serta kesadaran hukum di kalangan pelajar.


    Para siswa juga diberikan edukasi agar tidak mudah terpengaruh ajakan melakukan tindakan yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum, termasuk tawuran, aksi kekerasan, maupun bentuk kriminalitas lainnya.


    Kepolisian menekankan bahwa kenakalan remaja bukan hanya dapat mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum serta berdampak terhadap pendidikan dan masa depan pelajar.


    Melalui pendekatan Polisi Sahabat Pelajar, kepolisian berupaya membangun ruang komunikasi yang terbuka antara polisi, guru, dan siswa. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pelajar tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu mengenali risiko dari setiap tindakan yang dilakukan.


    Selain memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja, petugas juga mengimbau para siswa agar tidak ikut-ikutan dalam aksi demonstrasi yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar maupun membawa pelajar pada situasi yang tidak sesuai dengan kepentingannya sebagai siswa.


    Petugas mengingatkan para pelajar untuk lebih fokus pada pendidikan, kegiatan positif, serta menjaga nama baik sekolah dan keluarga.


    Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Pelajar Santun dan Damai yang diikuti para siswa dan guru. Deklarasi tersebut kemudian diperkuat dengan penandatanganan bersama sebagai bentuk kesepakatan untuk menjaga sikap santun, kedamaian, serta menjauhi berbagai bentuk kekerasan dan kenakalan remaja.


    Program Polisi Sahabat Pelajar diharapkan dapat menjadi sarana pencegahan sejak dini dengan melibatkan sekolah, guru, orang tua, kepolisian, dan para pelajar.


    Dengan komunikasi yang terbangun secara berkelanjutan, kepolisian berharap lingkungan sekolah dapat menjadi ruang yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang, dan menyalurkan energi remaja melalui kegiatan yang positif.


    Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polsek Tambun Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan edukasi serta pendekatan humanis kepada generasi muda.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini