Bekasi, koresponden.id — Diduga akibat pengemudi mengantuk saat berkendara, sebuah mobil boks menabrak tugu bambu runcing Warung Bongkok di Jalan Raya Imam Bonjol, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Jumat (13/02/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Kendaraan tersebut melaju dari arah timur menuju barat. Saat melintas di lokasi, sopir diduga kehilangan konsentrasi hingga kendaraan oleng ke kiri dan langsung menghantam tugu bambu runcing yang berada di tepi jalan.
Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil boks mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, tugu bambu runcing yang menjadi ikon kawasan sekaligus salah satu objek yang diduga memiliki nilai cagar budaya di Kabupaten Bekasi mengalami kerusakan akibat tertabrak kendaraan.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung mendatangi lokasi kejadian dan membantu mengamankan situasi serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sopir mobil boks selamat meski mengalami syok akibat kejadian tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Bekasi, Wahyudi Hapiludin Sadeli, S.H., M.H., mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan pihaknya melakukan langkah penanganan atas kerusakan objek yang diduga cagar budaya tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Menurutnya, tugu bambu runcing tersebut merupakan simbol sejarah sekaligus identitas daerah yang harus dijaga keberadaannya, sehingga pihak yang menyebabkan kerusakan diharapkan bertanggung jawab atas perbaikan maupun pemulihan kondisi tugu agar dapat kembali menjadi ikon kawasan tersebut.
"Tugu bambu runcing ini bukan sekadar ornamen jalan, tetapi memiliki nilai sejarah dan menjadi ikon daerah. Kami meminta pihak terkait bertanggung jawab atas kerusakan objek yang diduga cagar budaya ini. Jika tidak, terdapat ancaman sanksi pidana maupun denda sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap tugu ini dapat segera diperbaiki dan kembali seperti semula," ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi langkah Iptu Abdul Hakim selaku Kanit Lantas Polsek Cikarang Barat yang telah memfasilitasi proses mediasi antara pihak terkait, sehingga penyelesaian permasalahan dapat dilakukan secara baik dan kondusif.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh guna menghindari kecelakaan lalu lintas.




