• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Warga Jatimulya Kembali Gelar Aksi Damai di Depan PT Suzuki, Tuntut Kerja Sama dengan Perusahaan

    koresponden
    Kamis, Februari 05, 2026, 11.41 WIB Last Updated 2026-02-05T04:41:40Z


    Bekasi, koresponden.id – Masyarakat Kelurahan Jatimulya kembali menggelar aksi damai di depan PT Suzuki Indomobil Motor, di Jalan Diponegoro, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/2/2026) pagi. Aksi yang dikomandoi Forum RW Jatimulya tersebut menuntut adanya kerja sama antara pihak perusahaan dengan warga sekitar.


    Sejak pagi hari, ratusan warga yang tergabung dalam Forum RW Jatimulya berkumpul di depan pintu masuk perusahaan sambil membawa spanduk dan menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif.


    Salah satu peserta aksi, Suranto, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan buntut dari tidak diresponsnya aspirasi warga oleh pihak manajemen perusahaan. Menurutnya, warga telah beberapa kali mencoba menjalin komunikasi terkait peluang kerja dan pemberdayaan masyarakat sekitar, namun belum mendapatkan kejelasan.


    “Kami hanya ingin adanya perhatian dan kerja sama nyata dari perusahaan kepada warga sekitar, baik dalam hal kesempatan kerja maupun program sosial untuk masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta aksi.
    Ketua Forum RW Jatimulya, Syaiful Hajat, menilai keberadaan perusahaan besar di wilayah mereka seharusnya memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan warga. Karena itu, pihaknya berharap perusahaan membuka ruang dialog dan membangun kemitraan dengan masyarakat setempat.


    Ia menegaskan aksi dilakukan secara damai dengan tujuan menyampaikan aspirasi warga agar dapat menjalin kerja sama dengan pihak perusahaan.


    “Kerja sama dalam bentuk usaha. Pada prinsipnya, warga Jatimulya tidak ingin hanya menerima CSR atau bantuan dalam bentuk apa pun. Kami ingin bekerja sama dengan perusahaan agar kami bisa berbuat untuk Jatimulya di masing-masing wilayah,” ujar Syaiful.


    Senada dengan hal tersebut, Koordinator Aksi Sondi Silalahi mengatakan, selama lebih dari 30 tahun PT Suzuki beroperasi, masyarakat Jatimulya belum pernah dilibatkan dalam kerja sama usaha.



    “Kami masyarakat Jatimulya ingin maju melalui kerja sama dengan perusahaan, karena masih banyak permasalahan sosial di Jatimulya. Oleh karena itu, di bawah komando Forum RW se-Jatimulya kami menggelar aksi ini,” katanya.


    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perusahaan dinilai belum merespons positif aspirasi masyarakat meski aksi telah beberapa kali dilakukan. “Kami sudah bersurat dan melakukan aksi beberapa kali, namun hanya janji yang kami dapat. Janji itu justru menjadi kekecewaan bagi masyarakat,” tambahnya.


    Dalam aksi tersebut, peserta juga sempat menutup akses masuk ke PT Suzuki Indomobil Motor, baik melalui pintu utama maupun akses Jalan Inspeksi Kalimalang, sebagai bentuk tekanan agar aspirasi mereka segera mendapat tanggapan.


    Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan pernyataan resmi kepada massa aksi. Warga berharap manajemen segera membuka komunikasi agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini