• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

    koresponden
    Kamis, April 30, 2026, 16.03 WIB Last Updated 2026-04-30T09:03:55Z


    Bekasi, koresponden.id – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar, menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan kereta api KRL dan Argo Bromo yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Penyerahan dilakukan langsung di kediaman keluarga korban, Perum Griya Asri 2,  Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/4/2026).


    Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakapolsek Tambun Selatan AKP Dr. Kukuh Setio Utomo, S.H., M.H., Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, serta Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho.


    Santunan diberikan kepada keluarga almarhumah Nur Ainia Eka Ramadyna, korban kecelakaan kereta api tersebut. Nilai santunan yang diserahkan sebesar Rp340.075.030 dan diterima langsung oleh orang tua korban.


    Pada kesempatan itu, Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa penyaluran santunan ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.


    “Ini adalah bukti pemerintah hadir. BPJS Ketenagakerjaan juga bergerak cepat, melayani secara proaktif dalam menyalurkan hak peserta kepada masyarakat,” ujarnya.


    Ia juga mengimbau seluruh perusahaan agar mendaftarkan karyawan maupun pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga perlindungan bagi pekerja dapat terjamin apabila terjadi risiko kerja maupun musibah.


    Sementara itu, kehadiran jajaran kepolisian dari Polsek Tambun Selatan turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.


    Penyerahan santunan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja di Indonesia.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini