• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Lewat Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Tambun Selatan Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

    koresponden
    Jumat, Juni 12, 2026, 19.52 WIB Last Updated 2026-06-12T12:52:34Z


    Bekasi, koresponden.id – Polsek Tambun Selatan kembali menggelar kegiatan Jaga Bekasi On The Spot sebagai upaya mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan berlangsung di tanah fasilitas umum (fasum) Perumahan Unggul Graha Permai RT 005/013, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (12/6/2026).


    Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolsek Tambun Selatan AKP Dr. Kukuh Setio Utomo, S.H., M.H. didampingi Kanit Binmas Polsek Tambun Selatan Iptu Syape'i, Kapulsub Sektor Grand Wisata Tambun Iptu Endro, personel Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Tridayasakti, Kepala Desa Tridayasakti Suwardi Wada, S.E., serta dihadiri sekitar 80 warga Perumahan Unggul Graha Permai.


    Dalam kesempatan tersebut, AKP Kukuh memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan tujuan pelaksanaan program Jaga Bekasi On The Spot yang menjadi sarana dialog langsung antara kepolisian dan masyarakat guna menyerap aspirasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


    "Kegiatan ini merupakan wadah komunikasi antara polisi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan kamtibmas yang ada di wilayah," ujar AKP Kukuh.


    Pada kegiatan tersebut, Wakapolsek menyampaikan sejumlah imbauan kepada warga. Salah satunya terkait pemanfaatan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis apabila masyarakat membutuhkan kehadiran polisi atau ingin melaporkan adanya potensi gangguan kamtibmas.


    Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, balap liar, maupun tindakan lain yang berpotensi melanggar hukum.


    "Kami mengajak para orang tua untuk memastikan keberadaan anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan sampai mereka menjadi pelaku maupun korban dari berbagai bentuk kenakalan remaja," katanya.



    AKP Kukuh juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang seperti tramadol dan hexymer yang dinilai dapat merusak generasi muda. Warga diminta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas apabila mengetahui adanya indikasi peredaran obat-obatan tersebut di lingkungan sekitar.


    Terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), ia mengingatkan warga agar lebih waspada dengan tidak meninggalkan kunci kendaraan di motor yang diparkir di rumah serta menambahkan pengamanan berupa kunci ganda.


    Dalam kesempatan yang sama, warga juga diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang mengandung ujaran kebencian maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.


    Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Tambun Selatan Iptu Syape'i mengimbau warga untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di lingkungan rumah masing-masing guna membantu pengawasan serta memudahkan proses identifikasi apabila terjadi tindak kejahatan.


    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara warga dan pihak kepolisian. Salah seorang warga, Tanto Yunianto, menanyakan langkah kepolisian dalam mencegah terjadinya tawuran antar pelajar.


    Menjawab pertanyaan tersebut, Iptu Endro menjelaskan bahwa kepolisian secara rutin melaksanakan program Police Goes to School dengan memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya tawuran, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, serta obat-obatan terlarang.


    "Kami juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap para siswa agar terhindar dari perilaku yang melanggar hukum," jelasnya.


    Pada sesi berikutnya, warga bernama Neng Rohayati menanyakan langkah yang harus dilakukan apabila mendapatkan ancaman dari orang tidak dikenal yang datang ke rumah serta kebenaran informasi yang beredar di media sosial mengenai sosok pocong yang membawa senjata tajam.


    Menanggapi hal tersebut, AKP Kukuh meminta masyarakat untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengalami ancaman atau gangguan keamanan sehingga petugas dapat segera merespons laporan tersebut.


    Terkait informasi yang beredar di media sosial, ia mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai setiap informasi yang diterima tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.


    "Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial. Sebagian konten yang viral sering kali dibuat untuk kebutuhan konten semata. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkannya," tegasnya.


    Melalui kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Tambun Selatan berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Tambun Selatan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini