Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., didampingi Kanit Binmas Iptu Syapi'i, Ipda Yudo, Aipda Muhammad Nur, dan Aipda Totok. Turut hadir Ketua RW 015 beserta jajaran ketua RT dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Kompol Wuryanti mengatakan bahwa program Jaga Bekasi On The Spot merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi dan keluhan warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal.
"Melalui kegiatan ini, Polri ingin menjangkau hingga ke titik terkecil di lingkungan masyarakat. Kami hadir untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga sehingga dapat bersama-sama mencari solusi demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif," ujar Kompol Wuryanti.
Ia menegaskan, Polsek Tambun Selatan terus berkomitmen memberantas peredaran obat-obatan terlarang, khususnya obat keras daftar G yang kerap menjadi pemicu tindak kriminal di kalangan remaja.
Menurutnya, pemberantasan peredaran obat-obatan tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran obat-obatan ilegal di lingkungan masing-masing.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran obat keras daftar G maupun tindak kriminal lainnya. Masyarakat bisa menghubungi langsung nomer Bhabinkamtibmas, atau ke layanan call center Polri di 110,"
katanya.
Pada kesempatan itu, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar memahami aturan hukum terkait penarikan kendaraan oleh debt collector di jalan. Ia mengimbau warga untuk tidak menyerahkan kendaraan begitu saja apabila pihak yang melakukan penarikan tidak dapat menunjukkan dokumen resmi.
"Apabila ada debt collector yang hendak menarik kendaraan di jalan, tanyakan terlebih dahulu surat tugas, identitas, dan legalitasnya. Jika terdapat tindakan yang mengarah pada intimidasi atau melanggar hukum, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Selain membahas keamanan, Kompol Wuryanti juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis bank sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.
"Karena terbukti, wilayah yang mengelola sampahnya dengan baik dampaknya menjadi lebih aman, tidak ada pencuri yang masuk ke wilayah tersebut dengan berpura-pura sebagai pemulung," pungkasnya
Ia berharap warga dapat memanfaatkan keberadaan bank sampah sebagai sarana mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Ketua RW 015 H. Agus Sunaryo mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Jaga Bekasi On The Spot yang digelar Polsek Tambun Selatan di lingkungan Perumahan Taman Tridaya Indah 2. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang efektif untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta memberikan kesempatan bagi warga menyampaikan berbagai persoalan kamtibmas secara langsung.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tambun Selatan, khususnya Ibu Kapolsek Kompol Wuryanti beserta jajaran yang telah hadir di lingkungan kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat dalam memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif," ucap H. Agus Sunaryo.
Melalui kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Tambun Selatan berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini serta tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.




