• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Program Magang Nasional Dinilai Mampu Cetak SDM Siap Kerja

    koresponden
    Selasa, Juli 21, 2026, 20.30 WIB Last Updated 2026-07-21T13:35:09Z

    Ket foto: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meninjau implementasi Program Magang Nasional di PT Adyawinsa Electrical and Power (AEP),

    Bekasi, koresponden.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Magang Nasional (MagangHub) menjadi solusi efektif bagi dunia usaha dalam memperoleh talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui program tersebut, perusahaan dapat menilai kompetensi calon tenaga kerja secara langsung sebelum memutuskan untuk merekrut mereka sebagai karyawan tetap.


    Hal itu disampaikan Yassierli saat meninjau implementasi Program Magang Nasional di PT Adyawinsa Electrical and Power (AEP), Kabupaten Bekasi, Selasa (21/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menaker didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi dan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah.


    Selain melihat proses pembelajaran di tempat kerja, Menaker juga berdialog dengan delapan alumni Program Magang Nasional yang kini telah diangkat menjadi karyawan tetap PT AEP setelah dinilai memenuhi standar kompetensi, etos kerja, dan kebutuhan perusahaan.


    Yassierli mengatakan, berdasarkan hasil dialog dengan manajemen PT AEP, Program Magang Nasional memberikan manfaat nyata bagi perusahaan dalam proses rekrutmen tenaga kerja.


    "Perusahaan memiliki kesempatan untuk membina, mendampingi, sekaligus menilai kompetensi calon tenaga kerja secara langsung sebelum memutuskan untuk merekrut mereka sebagai karyawan," ujar Yassierli.


    Menurutnya, mekanisme pembelajaran di tempat kerja memungkinkan perusahaan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kemampuan dan kesiapan peserta magang.


    "Program Magang Nasional memberikan kepastian yang lebih baik bagi perusahaan dalam memperoleh talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri. Ini menjadi bentuk talent acquisition yang lebih efektif karena proses pembelajaran dan penilaian berlangsung secara bersamaan," katanya.


    Di sisi lain, program tersebut juga membuka peluang bagi lulusan baru, khususnya lulusan perguruan tinggi yang belum memiliki pengalaman kerja, untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri. Melalui MagangHub, peserta tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membangun etos kerja sehingga memiliki peluang lebih besar untuk direkrut sebagai karyawan.


    Yassierli menambahkan, tingginya tingkat penyerapan alumni magang menjadi karyawan tetap menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.


    "Kami ingin Program Magang Nasional menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri akan tenaga kerja yang kompeten dengan talenta-talenta muda Indonesia yang siap berkembang. Dengan demikian, produktivitas perusahaan meningkat, sementara lulusan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang layak," tuturnya.


    Sementara itu, delapan alumni Program Magang Nasional yang kini bekerja sebagai karyawan tetap PT AEP menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Mereka menilai Program Magang Nasional memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah melalui pendampingan langsung dari mentor di lingkungan industri.


    Selain meningkatkan keterampilan teknis, para alumni mengaku memperoleh pembekalan soft skills yang membentuk karakter lebih disiplin, beretika, berintegritas, serta meningkatkan rasa percaya diri saat memasuki dunia kerja.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini