Bekasi, koresponden.id — Polsek Tambun Selatan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambun Selatan dan Tambun Utara menggelar silaturahmi kamtibmas bersama tim pemenangan calon kepala desa se-Kecamatan Tambun Selatan dan Tambun Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolsek Tambun Selatan, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (10/9/2026).
Silaturahmi digelar sebagai langkah preventif untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bekasi.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tambun Selatan Kompol Saut Parulian Tobing, S.Sos., M.M., dan dihadiri Camat Tambun Selatan Sopian Hadi, Camat Tambun Utara H. Najmuddin, Danramil 01/Tambun Mayor CZI Sali, para tim pemenangan calon kepala desa, serta jajaran personel Polsek Tambun Selatan.
Dalam sambutannya, Kompol Saut Parulian Tobing menegaskan bahwa Pilkades merupakan pesta demokrasi yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, perbedaan pilihan politik harus disikapi secara dewasa dan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.
“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam pesta demokrasi. Namun, yang harus kita kedepankan adalah persatuan, keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat,” ujar Kompol Saut.
Menurutnya, keamanan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk para tim pemenangan calon kepala desa.
Saut meminta seluruh tim pemenangan agar mampu mengendalikan massa pendukung dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu gesekan antarkelompok.
“Kami mengajak seluruh tim sukses untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilkades membuat hubungan antar keluarga, antar tetangga, dan antarmasyarakat menjadi renggang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mengedepankan penyelesaian secara musyawarah apabila terjadi persoalan selama tahapan Pilkades. Setiap bentuk provokasi, intimidasi, ancaman, maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban harus dihindari.
“Jangan mudah terprovokasi. Kalau ada persoalan, mari kita komunikasikan dan selesaikan sesuai mekanisme yang ada. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” katanya.
Sementara itu, Danramil 01/Tambun Mayor CZI Sali menyampaikan bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, persatuan dan hubungan sosial masyarakat harus tetap dijaga setelah seluruh tahapan Pilkades selesai.
“Jangan sampai setelah selesai Pilkades kita tidak saling sapa. Seharusnya setelah pemilihan, kita langsung kembali bekerja membangun desa, bukan masih disibukkan dengan masalah yang timbul saat Pilkades. Ini yang harus kita cermati bersama,” kata Mayor CZI Sali.
Ia menekankan pentingnya kedewasaan seluruh pendukung calon dalam menerima hasil pemilihan. Menurutnya, siapa pun yang terpilih nantinya merupakan bagian dari masyarakat desa yang harus bersama-sama membangun wilayah.
Camat Tambun Selatan Sopian Hadi menegaskan bahwa seluruh tahapan Pilkades harus dilaksanakan dengan mengedepankan ketertiban, keamanan, dan sikap saling menghormati.
“Pilkades ini merupakan pesta demokrasi masyarakat desa. Mari kita jaga agar seluruh prosesnya berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif. Perbedaan pilihan jangan sampai menghilangkan persaudaraan yang selama ini sudah terbangun,” ujar Sopian Hadi.
Sopian juga mengajak para tim pemenangan untuk ikut membantu pemerintah dan aparat keamanan menjaga suasana kondusif, terutama dengan memberikan edukasi kepada para pendukung agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Senada, Camat Tambun Utara H. Najmuddin mengingatkan seluruh pihak agar menjadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat persatuan masyarakat, bukan sebaliknya.
“Siapa pun pilihannya, kita semua tetap saudara dan bagian dari masyarakat desa. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menghormati proses demokrasi serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada,” ungkapnya.
Najmuddin berharap komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, panitia Pilkades, calon kepala desa, serta tim pemenangan terus terjaga hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.
Silaturahmi kamtibmas yang diinisiasi Polsek Tambun Selatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkades.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak diajak bersama-sama menciptakan Pilkades yang aman, damai, tertib, dan demokratis. Perbedaan pilihan diharapkan tidak berkembang menjadi konflik sosial, sementara seluruh peserta dan pendukung dapat menghormati proses serta hasil pemilihan.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, panitia, calon kepala desa, tim pemenangan, dan masyarakat, pelaksanaan Pilkades serentak di wilayah Tambun Selatan dan Tambun Utara diharapkan berlangsung aman dan kondusif hingga seluruh tahapan selesai.



