Bekasi, koresponden.id – Polres Metro Bekasi melalui Polsek Tambun Selatan melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Karang Taruna Unit 05 Kelurahan Jatimulya di depan PT Karya Bahana Unigam (KBU), Jalan Kampung Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., didampingi Kanit Samapta AKP Romeli. Sebanyak 86 personel gabungan dari jajaran Polsek Tambun Selatan diterjunkan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan tertib.
Aksi yang dilakukan Karang Taruna Unit 05 Jatimulya tersebut menyuarakan aspirasi terkait peluang kerja sama dan pemberdayaan tenaga kerja lokal dengan pihak perusahaan. Massa aksi menyampaikan tuntutan secara tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan pihaknya melakukan pengamanan guna menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tetap berjalan sesuai aturan tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Personel kami juga melakukan pendekatan persuasif agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan tertib serta tidak menimbulkan gangguan keamanan,” ujar Kompol Wuryanti di lokasi kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian turut memfasilitasi komunikasi antara perwakilan massa aksi dengan pihak perusahaan agar permasalahan dapat diselesaikan melalui dialog.
“Kami berharap seluruh pihak dapat mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang baik sehingga solusi dapat dicapai tanpa menimbulkan konflik,” tambahnya.
Aksi yang diikuti puluhan massa tersebut sempat diwarnai ketegangan antara pengunjuk rasa dengan petugas kepolisian setelah massa melakukan pemblokiran pintu gerbang perusahaan sehingga aktivitas keluar masuk kendaraan operasional perusahaan terhambat. Namun, ketegangan itu dapat direda setelah petugas melakukan pendekatan persuasif kepada massa aksi.
Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah kemacetan akibat konsentrasi massa aksi.
Kegiatan pengamanan berakhir dengan situasi tetap terkendali, sementara perwakilan massa aksi dan pihak perusahaan dijadwalkan melanjutkan komunikasi melalui mekanisme mediasi.




