• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Polsek Cikarang Pusat Kawal Proses Pengolahan Lahan Jagung 50 Hektare di Sukamahi

    koresponden
    Sabtu, Februari 21, 2026, 14.06 WIB Last Updated 2026-02-21T07:06:12Z


    Bekasi, koresponden.id – Jajaran Polsek Cikarang Pusat melaksanakan monitoring proses pengolahan lahan seluas 50 hektare untuk program penanaman jagung pipil milik Polda Metro Jaya di Kawasan Deltamas, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/2/2026).


    Kegiatan monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, SH, MH bersama Wakapolsek Iptu Noto Aksoro, Kanit Binmas Ipda Wowo Sundawa dan Bhabinkamtibmas Aipda Sutarto.


    Program ketahanan pangan ini mencakup pengolahan 25 hektare lahan tahap pertama serta perluasan 25 hektare tahap kedua. Dalam pelaksanaannya, proses pengolahan tanah diawali dengan penggunaan alat berat bulldozer untuk membuat dan merapikan jalan kebun maupun akses panen. Selain itu, excavator juga dikerahkan guna melakukan proses cut and fill pada lahan perluasan 25 hektare yang masih baru.


    Pada lahan 25 hektare pertama yang sebelumnya telah dipanen, langsung dilakukan penyemprotan herbisida sebagai teknik efektif untuk menghilangkan gulma. Penyemprotan tersebut dilakukan sekitar 7–10 hari sebelum proses bajak rotari dan bajak mixer dilaksanakan.


    Berdasarkan hasil pemetaan dan pemeriksaan lapangan terhadap total 50 hektare lahan, untuk sementara baru sekitar 26,5 hektare yang dapat direncanakan untuk penanaman. Hal ini disebabkan sebagian lahan masih memiliki tingkat kemiringan yang cukup tinggi serta beberapa titik dengan kadar pH tanah yang belum memenuhi syarat untuk budidaya jagung pipil secara optimal.


    Pada Sabtu (21/2), proses bajak mixer resmi dimulai di lahan yang akan ditanami. Khusus di lahan 25 hektare pertama, kondisi tanah dinilai masih memiliki kandungan unsur hara dan pupuk yang cukup tinggi sebagai sisa dari masa tanam sebelumnya.


    Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


    “Kami melakukan monitoring langsung untuk memastikan seluruh tahapan pengolahan lahan berjalan sesuai rencana. Meski saat ini baru 26,5 hektare yang siap tanam, kami optimistis secara bertahap seluruh lahan dapat dimaksimalkan setelah dilakukan penyesuaian kontur dan perbaikan kualitas tanah,” ujarnya.


    Ia menambahkan, sinergi antara jajaran kepolisian dan pihak pengelola lahan terus dilakukan guna mempercepat proses persiapan tanam, sehingga hasil panen ke depan dapat lebih maksimal dan berkelanjutan.


    “Kami berharap program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini