Bekasi, koresponden.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Cikarang Pusat melaksanakan kegiatan Safari Kamtibmas sekaligus sholat tarawih berjamaah di Masjid Jami Nurul Anwar, Kampung Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Pusat, Bripka Eka Agung, sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui momentum ibadah bersama di bulan Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DKM Masjid Jami Nurul Anwar, H. Zainal Bahri, tokoh agama Ustadz Camang, serta para jamaah masjid yang mengikuti sholat tarawih berjamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Eka Agung menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada jamaah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi potensi tawuran remaja.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya tawuran maupun pergaulan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pemuda agar lebih berhati-hati dalam bergaul serta menghindari kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Tak hanya itu, Bripka Eka Agung turut menyoroti maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia mengimbau para jamaah untuk selalu waspada dan menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan, baik di rumah maupun di tempat ibadah.
“Langkah sederhana seperti penggunaan kunci ganda sangat membantu mencegah aksi curanmor. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap keamanan kendaraan masing-masing,” tambahnya.
Melalui kegiatan Safari Kamtibmas ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Cikarang Pusat selama bulan Ramadan.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar hingga selesai. Diharapkan, upaya preventif melalui pendekatan keagamaan seperti ini dapat terus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan tenteram.



