Bekasi, koresponden.id – Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H. mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak menjadikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 sebagai ajang perpecahan. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan Jaga Bekasi On The Spot di RW 26 Perumahan Villa Setiamekar, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/07/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Kompol Wuryanti menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam sebuah pesta demokrasi. Namun, menurutnya, masyarakat harus tetap mengedepankan persaudaraan dan menjaga kerukunan antarwarga.
"Saya berpesan, jangan sampai agenda pesta demokrasi ini menjadi ajang permusuhan dan perpecahan. Justru ini harus menjadi ajang silaturahmi untuk saling mengenal satu sama lain. Berbeda pilihan adalah hal yang wajar. Siapapun nanti yang terpilih merupakan pemimpin yang menjadi pilihan masyarakat," ujar Kompol Wuryanti.
Selain mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas jelang Pilkades, Kompol Wuryanti juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan obat keras golongan G, seperti tramadol dan exymer, yang dinilai masih marak beredar di kalangan remaja maupun orang dewasa.
Menurutnya, penyalahgunaan obat-obatan tersebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Bekasi.
"Kami menegaskan komitmen dalam memberantas penyalahgunaan obat keras golongan G seperti tramadol, exymer, dan sejenisnya yang dijual bebas. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredarannya. Apabila mengetahui adanya penjualan, transaksi obat keras, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya, segera laporkan melalui layanan Call Center Polri 110," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kompol Wuryanti juga mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan. Ia mengingatkan, sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh kelalaian saat membakar sampah di lingkungan permukiman.
Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membangun komunikasi dengan anak-anak guna mencegah mereka terjerumus ke dalam perilaku menyimpang.
"Hasil evaluasi selama satu tahun di Polsek Tambun Selatan menunjukkan bahwa dari sejumlah anak yang berhadapan dengan hukum, rata-rata mereka mengaku merasa kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya, terutama sosok ayah. Karena itu, kami mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan putra-putrinya," ungkapnya.
Kegiatan Jaga Bekasi On The Spot turut dihadiri Kanit Binmas Polsek Tambun Selatan Iptu Syapi'i, Aipda Irawan, Aipda Rici, Bripka Eko Wahyu, Ketua RW 26, para Ketua RT, pengurus PKK, serta warga Perumahan Villa Setiamekar.
Program Jaga Bekasi On The Spot merupakan kegiatan rutin yang diintensifkan Polsek Tambun Selatan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.




