• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    Wakapolsek Tambun Selatan Bekali Guru SDN 04 Tambun Tangani Kasus Perundungan di Sekolah

    koresponden
    Jumat, Juli 24, 2026, 11.31 WIB Last Updated 2026-07-24T05:14:46Z


    Bekasi, koresponden.id – Wakapolsek Tambun Selatan AKP Dr. Kukuh Setio Utomo, S.H., M.H. menjadi narasumber dalam kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh jajaran guru SD Negeri 04 Tambun. Kegiatan berlangsung di SD Negeri 04 Tambun, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/7/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, AKP Kukuh didampingi Kanit Binmas Polsek Tambun Selatan Iptu Syapi'i, Bhabinkamtibmas Desa Tambun Aipda Herman, serta Kasi Humas Polsek Tambun Selatan Bripda Alif.


    Pelatihan yang mengusung tema "Penguatan Potensi Guru dalam Pencegahan dan Penanganan Perundungan, Kekerasan, dan Kekerasan Seksual Guna Mewujudkan Iklim Sekolah Dasar yang Aman dan Nyaman" itu diikuti oleh seluruh jajaran guru SD Negeri 04 Tambun.


    Dalam paparannya, AKP Kukuh memberikan materi mengenai pencegahan dan penanganan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia menjelaskan berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap perkembangan psikologis anak.


    Menurutnya, guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Karena itu, tenaga pendidik diharapkan mampu mengenali tanda-tanda perundungan sejak dini dan mengambil langkah yang tepat sesuai prosedur yang berlaku.


    AKP Kukuh juga memaparkan tahapan yang perlu dilakukan apabila terjadi dugaan perundungan di sekolah, mulai dari menerima laporan, melakukan pendampingan terhadap korban, memediasi apabila diperlukan, hingga berkoordinasi dengan orang tua, pihak sekolah, serta aparat penegak hukum jika kasus memenuhi unsur pidana.


    Selain itu, ia mengajak seluruh guru untuk terus menanamkan nilai-nilai saling menghormati, toleransi, dan kepedulian antarsesama peserta didik sebagai upaya membangun budaya sekolah yang positif.



    "Dengan sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian, diharapkan setiap potensi perundungan maupun kekerasan terhadap anak dapat dicegah sejak dini sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik," ujarnya.


    Kepala SD Negeri 04 Tambun Karman Kamulidn, S.Pd. mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pihak sekolah dengan Polsek Tambun Selatan dalam memberikan edukasi kepada para tenaga pendidik. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi sekolah saat ini, khususnya dalam upaya mencegah dan menangani kasus perundungan, kekerasan, serta kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.


    Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut guna meningkatkan kapasitas guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.


    Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas para guru dalam mencegah dan menangani perundungan, kekerasan, maupun kekerasan seksual di lingkungan sekolah semakin meningkat, sehingga mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi seluruh siswa serta mewujudkan iklim pendidikan yang ramah anak.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini