Bekasi, koresponden.id — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi desa (Kopdes) serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
Komitmen tersebut disampaikan perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Ike Irmayanti, saat menghadiri kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Marico, S.E., M.M., di Daerah Pemilihan (Dapil) III Tambun Selatan, Rabu (29/04/2026).
Ike mengatakan, kehadirannya dalam forum reses bertujuan menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sektor koperasi dan usaha mikro.
“Hari ini kami hadir untuk mendengarkan masukan dari masyarakat, terutama terkait koperasi desa dan UMKM. Hal ini penting sebagai bahan evaluasi serta perbaikan program ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, koperasi desa diharapkan tidak berjalan stagnan, tetapi mampu berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap koperasi desa ke depan bisa lebih baik dan tidak jalan di tempat. Perlu ada penguatan, baik dari sisi manajemen maupun pengelolaan usaha,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pelaku koperasi dan UMKM melalui berbagai program pembinaan.
“Kami memiliki kewajiban meningkatkan kapasitas SDM agar pelaku usaha lebih kompetitif dan mampu berkembang,” tambah Ike.
Dalam mendukung pertumbuhan UMKM, pihaknya juga menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya fasilitasi sertifikasi halal serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
“Untuk UMKM, kami memberikan dukungan melalui program sertifikasi halal dan HAKI. Ini penting agar produk mereka memiliki daya saing sekaligus perlindungan hukum,” tutupnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi berharap sektor ekonomi berbasis masyarakat dapat tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.



