• Jelajahi

    Copyright © Koresponden
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 3

    Iklan 2

    Iklan

    HUT RI ke-81 Jadi Momentum Jaut Sarja Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pilkades Tambun

    koresponden
    Senin, Agustus 17, 2026, 11.11 WIB Last Updated 2026-08-17T04:11:08Z


    Bekasi, Koresponden.id – Pemerintah Desa Tambun menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Kobra, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (17/8/2026).


    Upacara berlangsung khidmat dan diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan LSM, kader PKK dan Posyandu, hingga pegiat seni bela diri.


    Kepala Desa Tambun, Jaut Sarja Winata, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Peltu Dede Sanjaya dipercaya sebagai komandan upacara.


    Teks Proklamasi dibacakan Ketua BPD Desa Tambun, Sumardi Parman. Sedangkan pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh siswa-siswi Nur El Ghozi.


    Dalam amanatnya, Jaut Sarja Winata menyampaikan rasa syukur karena Pemerintah Desa Tambun bersama masyarakat masih dapat melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan elemen masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.


    “Alhamdulillah, tahun ini kita masih bisa menyelenggarakan upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT ke-81 RI. Terima kasih kepada seluruh peserta upacara, para tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan LSM, ibu-ibu PKK dan Posyandu, serta para pegiat seni bela diri yang telah hadir,” ujar Jaut.


    Menurut Jaut, peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini memiliki nuansa berbeda lantaran bertepatan dengan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tambun.


    Karena itu, Pemerintah Desa Tambun turut mengundang seluruh bakal calon kepala desa untuk hadir dalam upacara. Kehadiran para bakal calon tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan masyarakat di tengah dinamika Pilkades.


    “Karena bertepatan dengan tahun politik, kami mengundang para bakal calon kepala desa Tambun. Perlu saya tekankan, semuanya adalah putra-putra terbaik Desa Tambun. Siapapun yang nanti terpilih, kita harus tetap menjaga persaudaraan,” katanya.


    Jaut menegaskan, pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik praktis.
    “Tidak ada unsur politik dalam acara hari ini,” tegasnya.


    Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga tahapan Pilkades Tambun agar berlangsung demokratis, aman, tertib, dan bermartabat.


    Jaut mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan. Ia juga meminta seluruh pihak menghindari fitnah maupun kampanye negatif selama proses Pilkades berlangsung.


    “Pemilihan kepala desa adalah hak masyarakat Desa Tambun dan jangan dicederai oleh hal-hal yang tidak kita inginkan. Tidak boleh ada fitnah dan kampanye negatif. Mari kita berdemokrasi dengan santun dan cerdas, karena kita semua adalah saudara, sesama warga Desa Tambun,” tuturnya.


    Dalam kesempatan tersebut, Jaut juga menjelaskan alasan Pemerintah Desa Tambun meniadakan kegiatan karnaval yang selama ini menjadi salah satu agenda rutin dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI.


    Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi agar kegiatan karnaval tidak dimanfaatkan sebagai ruang kampanye oleh pihak-pihak tertentu.


    “Kami meniadakan karnaval tahunan karena saat ini bertepatan dengan tahun politik Pilkades. Kami ingin menghindari kemungkinan adanya kampanye di dalam kegiatan karnaval,” ungkapnya.


    Meski tidak menggelar karnaval, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Desa Tambun tetap berlangsung meriah. Usai upacara, masyarakat disuguhi pertunjukan perkusi dari SMAN 1 Tambun Selatan serta penampilan Sanggar Seni Celoteh.


    Jaut berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Desa Tambun untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan, khususnya di tengah berlangsungnya tahapan Pilkades.


    “Berbeda pilihan dalam Pilkades itu biasa. Yang paling penting, persaudaraan dan persatuan warga Desa Tambun harus tetap kita jaga,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini